ABUYA

Kamis, 26 Mei 2016

KAYA ITU BUKAN KARENA KETURUNAN


Anakku, kaya itu bukan karena keturunan. Tapi kaya itu karena sedekah, suka memberi, peka, dan peduli.
Kaya itu bukan karena faktor keturunan.
Banyak anak orang kaya yang jatuh miskin.
Banyak juga anak orang miskin bisa menjadi kaya.
Kaya itu dipilih oleh Alloh, kaya itu karunia Alloh.
Kaya itu karena suka sedekah, suka memberi, peka dan peduli.
Alloh menurunkan kekayaan sebagai balasan atas sedekahnya.

- Ada anaknya orang kaya yang juga kaya.
Mereka mewarisi hartanya, dan mewarisi sedekahnya.
Bahkan mungkin anaknya lebih kaya dari orang tuanya.
Karena anaknya lebih dermawan daripada orang tuanya.
- Ada anaknya orang kaya yang jatuh miskin.
Mereka mewarisi hartanya, tapi tidak mewarisi sedekahnya.
Orang tuanya dermawan, tapi anaknya pelit.
Hartanya tidak berkembang, tapi berkurang, dan habis.
- Ada anaknya orang miskin yang sukses menjadi kaya.
Dibawah bimbingan guru, mereka dilatih sedekah.
Takdir bukan harga mati, kemiskinan juga bukan harga mati.
Tidak ada kata miskin permanen, kere abadi, bagi ahli sedekah.
- Yang paling banyak, anaknya orang miskin dan tetap miskin.
Mereka tidak dapat warisan harta, dan tidak berlatih sedekah.
Lahir miskin, hidup miskin, mati miskin atau miskin permanen.
Pikiran mereka hanya mau menerima, tidak mau berbagi.
Renungan:
Sulaiman as mendapatkan warisan ganda dari orang tuanya Dawud as. Dia dapat warisan harta dan warisan cinta Ilahy. Dawud as mencintai Alloh dan suka berqorban. Sulaiman as juga sangat mencintai Alloh dan suka sedekah. Sulaiman as menjadi kaya raya.
(Graha Pencerah Jiwa, Kamis, 26/05/2016, Abah,

Mau Pesan Seragam Kemeja, Kaos untuk olahraga, Gatrhering?

KLIK DI SINI 

Kwalitas Super

Harga Terjangkau  

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar