ABUYA

Minggu, 01 Mei 2016

kurang nikmat atau kurang syukur?

KURANG NIKMAT ATAU KURANG SYUKUR

Anakku, nikmat Alloh itu sangat banyak sekali, nyaris tak terhitung. Kalau kita merasa kurang, itu karena kurang syukur.

- Alloh yang menciptakan semua makhluk.
Alloh juga yang menjamin semua kebutuhan makhluk.
Alloh juga yang mencukupi semua kebutuhan makhluk.
Tidak akan dikecewakan dan tidak akan ditelantarkan oleh Alloh.
- Alloh ciptakan manusia, tidak untuk disakiti.
Alloh ciptakan manusia, tidak untuk dibenci atau dimarahi.
Tapi Alloh ciptakan manusia, untuk disayang, dikasihi, dicukupi.
Bahkan Ahli maksiat pun, tetap dicukupi kebutuhannya.

- Alloh tahu kadar kebutuhan dan selera semua makhluk.
Makhluk yang ada di air, Alloh cukupi semua kebutuhannya.
Makhluk yang ada di udara, Alloh cukupi semua kebutuhannya.
Makhluk yang ada di atas bumi, Alloh cukupi semua kebutuhannya.
Bahkan yang ada di dalam bumi, Alloh juga cukupi semuanya.
- Tapi setan mengajari untuk meminta lebih, dan serakah.
Tapi nafsu mendorong untuk menuntut lebih, dan rakus.
Nafsu, setan mengajari selalu merasa kurang dan kurang puas.
Sehingga orang yang mengikuti nafsu, selalu merasa kurang.
Bukan nikmat yang kurang, tapi rasa syukur yang kurang.

Katakan: Alkhamdulillah, Alloh sudah memberi lebih.
Dada lapang, hidup nyaman, hati tenang, terasa bahagia sekali.
Katakan Alkhamdulillah, nikmat Alloh sangat banyak sekali.
Hati bersinar, wajah cerah, senyum manis, dunia terasa indah.

Renungan:
Orang jawa itu pandai bersyukur. Ketika jatuh, mereka bilang: Alkhamdulilah kakinya cuma patah satu. Alkhamdulilah cuma dua kaki yang patah, tangannya tidak. Alkhamdulilah cuma kaki dan tangan yang patah, kepalanya tidak gegar otak. Indah sekali.
(Graha Pencerah Jiwa, Sabtu, 16/04/2016, Abah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar