ABUYA

Minggu, 01 Mei 2016

NIKMATI SAJA UJIAN HIDUP ITU

NIKMATI SAJA UJIAN HIDUP ITU

Anakku, nikmati saja ujian hidup itu. Toh ujian hidup tidak bisa dihindari.

Ujian hidup itu aroma kehidupan.
Ujian hidup ada bersama adanya kehidupan.
Tidak ada orang hidup di dunia, tanpa ujian hidup.
Walaupun pahit, nikmati saja, santai aja.
Agar bisa mengambil hikmahnya.
Agar kelak bisa bersyukur, ketika ujian diangkat.

Toh ujian hidup itu nikmat, mengapa tidak dinikmati.
Toh dibalik ujian hidup ada nikmat, mengapa tidak dinikmati.
Toh dengan ujian hidup, dosa gugur, mengapa tidak dinikmati.
Toh dengan ujian hidup, derajat naik, mengapa tidak dinikmati.

Mengapa mengeluh, mengapa harus menangis.
Rosul saw, yang kekasih Alloh saja diuji.
Rosul saw, hamba yang paling mulia saja diuji.
Rosul saw, hamba yang paling baik saja diuji.
Dan Rosul saw paling banyak ujiannya, paling pedih ujiannya.

Mengapa mengeluh, mengapa harus susah.
Apa ujian hidupmu lebih banyak dari Rosul saw.
Apa ujian hidupmu lebih pedih dari Rosul saw.
Kau menghindar dari ujian, jelas tidak bisa, nikmati saja.
Kau menolak ujian, jelas tidak mungkin, nikmati saja.

Renungan:
Orang yang pernah sakit, bisa mensyukuri nikmat sehat.
Orang yang pernah lapar, bisa mensyukuri nikmat kenyang.
Orang yang pernah miskin, bisa mensyukuri nikmat kaya.
Orang yang pernah gagal, bisa mensyukuri nikmat sukses.
Orang yang pernah nganggur, bisa mensyukuri nikmat kerja.



(Graha Pencerah Jiwa, Sabtu, 30/04/2016, Abah,













Waksiat Abah:
Harta Karun COIN EMAS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar