ABUYA

Rabu, 11 Mei 2016

TARIKLAH REZEKI DENGAN BERBAGI


Anakku, tariklah rezeki dengan berbagi. 
Mudahkan datang rezeki dengan memberi. 
Limpahkan datangnya rezeki dengan peduli.
Setiap manusia sudah punya jatah rezeki.
Tapi jumlah rezeki yang didapat itu bukan harga mati.
Artinya siapapun bisa menarik rezeki lebih banyak lagi.
Cara menariknya dengan berbagi, memberi dan peduli.
Makin banyak berbagi, akan makin banyak rezeki.
Makin banyak memberi, akan makin banyak rezeki.
Makin banyak peduli, akan makin banyak rezeki.
Orang yang suka berbagi dan memberi, akan dipercaya Alloh.
Dipercaya, untuk menyalurkan rezeki pada orang lain.
Dipercaya, rezeki orang lain, dititipkan padanya.
Dititipkan, untuk disampaikan pada yang berhak menerimanya.
Orang kaya itu pada hakekatnya, bendahara Alloh.
Bendahara yang tugasnya menyalurkan rezeki pada orang lain.
Bendahara yang baik, amanah, dipercaya, akan kaya sampai tua.
Bendahara yang jelek, tidak bisa dipercaya, akan jatuh miskin.
Bendahara yang jelek, korup, akan jatuh bangkrut.
Bendahara yang jelek, menyalahgunakan rezeki, akan hancur.
Bendara Alloh itu bisa kaya.
Kaya, sebagai upah penyaluran rezeki, kerja untuk Alloh.
Bendahara Alloh yang baik, kayanya akan ditambah terus.
Bendahara Alloh yang khianat, kayanya akan dicabut kembali.
Renungan:
Orang dermawan yang sedekah pada orang miskin, itu hakekatnya rezeki orang miskin yang dititipkan pada orang dermawan. Orang dermawan dapat balasan tujuh ratus kali lipat, itu sebagai upah menyalurkan. Menjadi pekerja Alloh itu memang menyenangkan.
(Graha Pencerah Jiwa, Kamis, 12/05/2016, Abah, Sebarkan)




Waksiat Abah:
Harta Karun COIN EMAS







Tidak ada komentar:

Posting Komentar